“The Raid”: Ketegangan tiada akhir

raid

Jakarta (Rumah Jurnalis) –  Jika Anda menyatukan unit pasukan khusus, gembong kriminal dan sebuah apartemen 30 lantai, apa yang akan Anda dapatkan? Itu semua terdengar seperti sebuah resep untuk kekacauan, baku tembak dan sebuah film dengan ketegangan tiada akhir berjudul ‘The Raid”.

Film ini berpusat pada seorang polisi pemula bernama Rama (Iko Uwais), dia bertugas dalam unit pasukan khusus kepolisian (seperti S.W.A.T di departemen kepolisian Amerika Serikat). Unit tempat Rama bertugas yang dipimpin oleh Jaka (Joe Taslim) mendapat tugas untuk menyerbu sebuah apartemen yang menjadi tempat berkumpulnya berbagai penjahat.

Pengenalan karakter secara mendalam bukan poin utama “The Raid”, karena bukan karakter seperti Steven Seagal atau Chuck Norris yang hobi mengobrak-abrik markas teroris sambil menikmati sebatang cerutu yang menjadi daya tarik film ini

Seting dalam film ini sangat sederhana. latar dalam film ini adalah sebuah apartemen tua yang kotor dan seperti berhantu. Sederhana? Benar sekali, tapi suasana kelam dan lorong sempit yang seolah tiada akhir itulah yang menambah suasana tegang dalam “The Raid”. Ketegangan semakin bertambah ketika para polisi itu berjalan menyusuri lorong apartemen berpintu banyak yang menyimpan segudang kejutan.

“The Raid” lebih menonjolkan sisi seorang manusia biasa yang dipaksa untuk berjuang mempertahankan hidup dan pilihan yang tersedia hanyalah membunuh atau dibunuh. Namun itulah yang menjadi daya tarik utama “The Raid” khususnya bagi penggemar film thriller aksi.

Film ini tidak disarankan untuk mereka yang lemah jantung, takut dengan darah dan adegan kekerasan lainnya.

Tidak banyak sisi humanis yang ditampilkan dalam film ini, mungkin hanya kisah pertemanan singkat antara seorang pria baik ditengah sarang penyamun dengan sang polisi, namun semua itu seolah terkubur oleh segunung adegan laga “The Raid”.

Pastikan jangan sampai anak dibawah umur menonton film ini karena banyak konten kekerasan beradarah dalam film ini.

Suka scene pertarungan tangan kosong? Baku tembak? Tidak salah jika Anda memilih “The Raid” sebagai tontonan akhir pekan, hanya saja jangan jadikan film ini sebagai film untuk melepas ketegangan, karena film ini akan memompa adrenalin Anda hingga batas maksimum.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s