PBB dan Rusia periksa senjata kimia Suriah

Image
Alviansyah Pasaribu

Jakarta (ANTARA News)- Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bersama Rusia memeriksa informasi yang dilaporkan tentang senjata kimia di Suriah, kata juru bicara PBB, Martin Nesirky, Rabu (18/9).

Nesirky membuat pernyataan dalam konferensi pers ketika ditanya tentang informasi yang dikatakan oleh Rusia tentang serangan pada 21 Agustus di Ghouta, Suriah.

Kelompok pencari fakta PBB telah mengeluarkan laporan yang mengkonfirmasi bahwa telah terjadi serangan senjata kimia pada 21 Agustus di pinggiran kota Damaskus, Ibukota Suriah.

“PBB bersama misi tetap Rusia  sedang mencari tahu persis apa yang dikatakan wakil menteri luar negeri (Sergei) Ryabkov di Damaskus,” kata Nesirky dilansir dari Xinhua.

Rabu, Ryabkov dilaporkan telah mengatakan bahwa tim inspeksi PBB tidak memberikan perhatian dan bukti-bukti yang cukup yang diberikan oleh pemerintah Suriah.

“Sepintas lalu, pernyataan ini dilaporkan sebagai upaya untuk mempertanyakan tim investigasi Sekretaris-Jenderal yang dipimpin oleh Profesor Ake Sellstrom dan kredibilitas laporan secara menyeluruh” kata juru bicara itu.

Sekjen PBB, Ban Ki-moon, membentuk tim inspeksi pada bulan Maret atas permintaan pemerintah Suriah untuk mencari tahu apakah senjata kimia yang digunakan dalam konflik Suriah, bukan mencari tahu siapa yang menggunakannya.

Sementara itu, juru bicara PBB menekankan bahwa Ban Ki-moon telah mengatakan berulang kali, termasuk pada Selasa kepada 193 negara anggota Majelis Umum PBB, para peneliti yang akan kembali ke Suriah agar segera menyelesaikan pekerjaan mereka di Khan al Assal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s