Perkampungan Betawi Setu Babakan Dulu dan Kini

IMG_5111

 

Dwi Ari Ristianto

Setu Babakan telah berevolusi menjadi sebuah perkampungan etnik yang tidak hanya menjadi tempat pelestarian budaya Betawi tapi juga sekaligus tempat wisata dengan nama Perkampungan Betawi Setu Babakan.

Perkampungan Betawi Setu Babakan membentang luas 32 hektar. Diapit dua danau alami, Setu Mangga Bolong dan Setu Babakan, tempat ini berusia lebih dari satu abad. Bahkan awalnya dijauhi para penduduk karena tempatnya masih sangat rimbun dan tertutup, sehingga membuat warga sekitar takut untuk melewatinya.

Indra, juru bicara Perkampungan Betawi Setu Babakan, menuturkan menurut cerita penduduk sekitar tempat itu dulu masih sangat alami dan tertutup pepohonan seperti bambu, lotus, dan pandan. Oleh karenanya mereka lebih suka membangun rumah membelakanginya.

“Menurut sesepuh, dulu orang pada engga berani datang ke tempat ini, orang bangun rumah saja pasti pada ngebelakangin setu itu,” ujar Indra, juru bicara tempat wisata pada Minggu malam (15/9).

Bang Indra, begitu ia sering disapa, menambahkan konon menurut cerita para sesepuh, air di setu tersebut sangat jernih. Sampai kedalalama dua meter pun masih terlihat ikan-ikannya.

Wisata Perkampungan Betawi ini sendiri, yang usianya hampir 13 tahun, didirikan pada 2000-an,terletak di Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Pada 2004, tempat wisata tersebut resmi mendapat status Cagar Budaya Betawi dari Gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI) saat itu, Sutiyoso pada 2004.

Saat ini wajah perkampungan Betawi Setu Babakan sudah jauh lebih baik dengan pengelolaan yang sumbernya dananya berasal dari Pemerintah Daerah DKI.

Berjalan di sekitar perkampungan sambil melihat pemandangan danaunya membuat pengunjung merasa nyaman. Rumah-rumah adat betawinya serasa mampu membawa pengunjung pergi dari penatnya Jakarta saat ini.

“Dulu di sini kalau hujan jalannya masih becek mas, tapi kalau sekarang sudah dikasih paving,” kata sri, salah seorang penjual minuman menjelaskan keadaan jalan di sekitar perkampungan.

Danaunya, Setu Babakan, selain sebagai tempat resapan air, sekarang telah menjadi wisata air yang menarik bagi pengunjung. Banyak mainan sepeda air yang bisa dinikmati wisatawan. Hanya dengan Rp5 ribu, wisatawan bisa menikmati mainan ini sepuasnya.

Salah satu daya wisata lainnya adalah pementasan budaya.Di Perkampungan Betawi Setu Babakan, setiap Minggu rutin diadakan pagelaran seni Betawi.

Pada September tahun ini misalnya, selama satu bulan, sudah dijadwalkan pementasan budaya yang hari dan tanggalnya dipampang besar di samping Pintu Masuk I Bang Pitung.

Dari pagelaran ini, pihak pengelola sukses menarik minat wisatawan untuk datang dan menyaksikan pentas budaya Betawi.

Bang Indra menjelaskan, “Pentas seni budaya Betawi di perkampungan ini ternyata cukup berhasil menarik perhatian pengunjung untuk berkunjung. Dulu ya sebelum ada pementasan budaya di tempat ini, pengunjungnya tidak sebanyak ini.”

Pementasan budaya di Perkampungan Betawi ini antara lain Marawis Gambang Kromo, Tanjidor, Tari Topeng, Hadroh, dan Lenong Betawi.

Selain danau alami dan wisata Budaya, daya tarik lain Perkampungan Betawi Setu Babakan ini adalah wisata kuliner murah khas Betawi.

Ada banyak makanan dan minuman khas Betawi yang dijajakan seperti Kerak telor, Toge Goreng, RUjak Bebek, Soto Betawi, dan Bir Pletok.

Dalam hal promosi wisata perkampungan Betawi ini, pengelola belum terlalu genjar melakukan pengenalan karena sarana dan prasarananya saat ini masih terbatas.

“Kita tidak melakukan promosi besar-besaran karena sarana dan prasarananya masih terbatas seperti parkir yang belum memadai dan keadaan sekitar yang belum tertata semua. Nanti kalo di blow-up takutnya pengunjung malah kecewa karena faslitasnya belum memadai,” ujar Indra.

Namun para wisatawan tidak akan kecewa datang ke perkampungan ini. Masuk ke wisata Perkampungan Betawi Setu Babakan ini, Anda tidak perlu mengeluarkan uang sepeserpun, cukup membayar ongkos parkir bagi yang membawa kendaraan bermotor.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s