Komentar Kemenperin terkait mobil murah penambah kemacetan

Jakarta (Rumah Jurnalis) – Direktur Jenderal Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi Kementerian Perindustrian Budi Darmadi, menanggapi kontroversi kehadiran mobil murah yang dianggap menambah kemacetan di sejumlah kota besar.

“Ini program nasional, di Indonesia ada 500 sekian kabupaten dan yang macet hanya beberapa kota saja. Kalau dijumlah paling yang macet cuma 50 kota, yang 450 lainnya kan tidak macet,” kata Budi di sela seminar The 1st APEC-AD di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa (17/9/2013) sebagaimana dilansir okezone.com.

Menurutnya dengan hadirnya LCGC justru membuka lapangan pekerjaan, membangkitkan industri nasional dan mengurangi ketergantungan mobil-mobil impor.

“Program ini melibatkan 30 ribu tenaga kerja baru, ditambah lagi 30-40 ribu di sektor distribusi. Gara-gara program ini, tahun lalu sudah masuk sekira 40 industri komponen, tahun ini masuk sekira 40 industri totalnya nanti menjadi 110 ribu industri,” katanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s