Penulis Kaligrafi di Era Digital

Pernahkah Anda berkunjung ke Pasar Baru di Jakarta Pusat? Di sana Anda akan menemukan banyak penulis kaligrafi di emperan toko, yang dengan setia menanti pelanggan yang datang untuk membeli jasa menuliskan berbagai jenis kaligrafi yang mereka inginkan.

Perjalanan kali ini akan membawa kita menemui Pak Herman, seorang penulis kaligrafi yang biasa mangkal di sekitar Galeri Foto Antara di Pasar Baru. Pak Herman mulai terjun ke dunia kaligrafi pada tahun 90-an. Bermula dari sekedar iseng karena ajakan teman, Pak Herman akhirnya menemukan sesuatu yang menjadi profesinya hingga sekarang.

Rp.3000, itulah modal awal Pak Herman, modal tersebut dia gunakan untuk membeli tinta pada awal perjalanan hidupnya sebagai seorang penulis kaligrafi. Pada 1992 Pak Herman memutuskan untuk menekuni profesi penulis kaligrafi, beliau bahkan rela meninggalkan pendidikannya di Istitut Kesenian Jakarta (IKJ) demi menjadi seorang penulis kaligrafi.

Dengan profesinya sebagai penulis kaligrafi pria dengan dua anak itu bisa menyekolahkan anak pertamanya disebuah perguruan tinggi di Depok, sedangkan anak keduanya duduk di kelas 3 SMP. Dari masa keemasannya sebaga penulis kaligrafi, Pak Herman memiliki empat unit sepeda motor dan sebuah rumah.
Kehidupan sebagai “seniman jalanan” pernah membawa pria berusia 45 tahun itu mengadu nasib ke luar Jakarta. Bandung dan  Yogyakarta adalah kota yang menjadi pilihannya untuk merantau. Ironisnya, meski di sana banyak seniman seprofesi, Pak Herman tidak mendapat sambutan baik dari seniman lokal yang merasa tersaingi dengan kedatangan Pak Herman. Beliau akhirnya memutuskan untuk kembali ke Jakarta.

Ketika ditanyai apakah Pak Herman pernah tergoda untuk menggunakan gadget dalam membuat kaligrafi, beliau sambil tertawa menjawab “..pasti pernah…” tapi Pak Herman akhirnya menggunakan gadget hanya untuk sekedar mencari inspirasi, tidak untuk menggantikan pena yang senantiasa menemaninya.

Meski menyadari profesi sebagai penulis kaligrafi tidak lagi menjanjikan, dan tergerus oleh kemajuan teknologi, Pak Herman tidak berminat  untuk berganti pekerjaan, dan jika Anda sedang jalan-jalan ke Pasar Baru dan mencari sesuatu yang unik untuk orang yang Anda kasihi tidak ada salahnya untuk mengunjungi lapaknya yang berada di sekitar Galeri Foto Antara. Pria humoris tersebut akan menyapa Anda dengan ramah dan dengan senang hati akan membuatkan berbagai kaligrafi yang Anda inginkan.

 

Fianda Sjofjan Rassat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s