Pencapaian dan Harapan Kosong Suherman

Suherman, pria berumur 45 tahun, menyenangi dunia seni khususnya kaligrafi sejak tamat SMA (Sekolah Menengah Atas). Berawal dari kecintaannya terhadap kaligrafi yang dipelajari secara otodidak, akhirnya Herman –panggilan akrab Suherman– memutuskan untuk menekuni bidang ini sebagai mata pencahariannya.

Sejak tahun 1992 hingga sekarang, Herman menjajakan dan menerima pembuatan seni lukis kaligrafi di seberang Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Pasar Baru, Jakarta Pusat. Herman yang berdomisili di Depok, sejak pagi hari sudah berangkat dari kediamannya untuk ‘berkantor’ di kawasan ini hingga pukul 16.30.

Dari pekerjaannya ini, Herman sudah memiliki sebuah rumah, empat unit sepeda motor, dan yang lebih hebatnya lagi, anak-anaknya mendapatkan pendidikan yang layak, anaknya yang pertama saat ini kuliah di sebuah universitas swasta di Jakarta, sedangkan anaknya yang kedua duduk di kelas 3 SMP.

Dalam wawancara singkat di Lembaga Pendidikan Jurnalistik Antara (LPJA) pada Jumat sore (30/8/2013), Herman mengaku dalam beberapa tahun terakhir, penghasilannya semakin menurun, hal ini disebabkan oleh kecanggihan komputer sehingga banyak dari pelanggan setianya mulai beralih menggunakan alat ini untuk menghasilkan tulisan-tulisan indah.

Sebagai penerima jasa pembuatan kaligrafi di pinggir jalan dengan penghasilan yang terus menurun, Pak Herman tidak mempunyai harapan terhadap pemerintah DKI Jakarta untuk lebih memperhatikan nasib orang-orang sepertia dia.

“Pengennya sih ada perhatian dari pemerintah, karena pemerintah seharusnya memperhatikan nasib rakyat kecil, tapi liat kondisi sekarang kayaknya nggak ada harapan apa-apa”, kata Herman singkat.

 Try Reza Essra

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s