Pengusaha tempe se-Jakarta rencanakan mogok produksi

Jakarta (Antara News) – Produsen tempe dan tahu se-Jakarta rencanakan mogok
produksi, Senin(9/9), sebagai bentuk kekecewaan karena harga kedelai yg terus naik.

Sejumlah produsen tempe dan tahu yang ditemui di Johor Baru, Jakarta Pusat, mengaku
kecewa dengan pemerintah yang dinilai gagal mengendalikan harga kedelai.

“Senin ini, para pembuat tempe dan tahu se-Jakarta akan mogok produksi. Kami tidak
akan sanggup bertahan jika harga kedelai tetap seperti sekarang.”Kata Slamet (51),
pembuat tempe yang ditemui di Johor Baru.

“Harga kedelai saat ini saja sudah membuat kami merugi, kalau harga kedelai naik
lagi, lebih baik kami berhenti jadi pembuat tempe.” Tambahnya

Dia mengatakan saat ini harga kedelai di tingkat agen berkisar antara
Rp9.500-10.000/kg.

Harga tersebut sangat jauh dibandingkan harga kedelai sebelum kenaikan yang berkisar
di harga Rp7200/kg

Dia berharap aksi mogok pada Senin akan membuat pemerintah mendengar asprirasi para
pembuat tempe dan tahu, dan pemerintah segera menekan harga kedelai.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s